Picture alt

Yuk Mengenal Patarana Gampong Perlak Peudaya Pidie 3.5/5 (2)

by
Usaha pembuatan patarana di Gampong Perlak Peudaya, Kecamatan Padang Tiji, Pidie. (sinarpidie.co/Candra Saymima).
banner265149 Iklan

This post has already been read 923 times!

Read Time:1 Minute, 19 Second

Sigli|Pidie|Nangroe Atjeh Darussalam — Ridwan Sufhi, 67 tahun, warga Gampong Perlak Peudaya, Kecamatan Padang Tiji, Pidie, telah 15 tahun membuka usaha pembuatan patarana di gampong setempat, setelah selama 35 tahun ia merantau ke Medan, Sumatera Utara, sebagai penjual nasi.

“Setahun setelah tsunami, saya balik ke sini dan memulai kerja jadi pengepul kelapa dan membuat kelapa gongseng (u neulhe) dan patarana,” kata Ridwan pekan lalu.

UD Abah Sikua, itulah nama usaha patarana Ridwan. “Sekarang tidak hanya patarana dan kelapa gongseng yang kita produksi, tetapi juga aweuh tuhei (ketumbar gongseng), tepung kunyit, dan tepung cabai,” katanya.

Ia mengatakan pembuatan patarana cukuplah gampang. Awalnya, kelapa-kelapa akan dicongkel dari batok mereka. Setelah itu, dicuci dan kemudian digiling menggunakan mesin.

Read the Next News ;   Khas & Uniqnya Nusantara | Tiktik, Harta yang Dibawa Mati Orang Mentawai

“Jadi saya tidak mengkukurnya seperti kelapa yang hendak diambil santannya,” ujarnya.

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
50 %
Sleppy
Sleppy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
50 %
banner265149 Iklan
(Visited 26 times, 1 visits today)

Please rate this

 

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

One thought on “Yuk Mengenal Patarana Gampong Perlak Peudaya Pidie

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *