Usai Berbagai Negara Mengevakuasi Warganya, Taliban Minta Turki Bantu Operasional Bandara 5/5 (1)

by
Tentara AS ditugaskan untuk patroli Divisi Lintas Udara ke-82 Bandara Internasional Hamid Karzai di Kabul, Afghanistan 17 Agustus 2021. [Foto: Reuters]
banner265149 Iklan

Kabul | Afghanistan | Okebozz.COm | JSCgroupmedia — Taliban meminta Turki untuk memberikan bantuan di Bandara Hamid Karzai, Kabul setelah proses evakuasi usai dan tentara asing meninggalkan Afghanistan. Dikutip dari kantor berita Reuters, Taliban mengharapkan bantuan teknis dari Turki perihal operasional bandara.

Menurut salah seorang pejabat pemerintahan Turki, permintaan Taliban membawa Turki ke situasi dilematis. Di satu sisi, Presiden Recep Tayyip Erdogan sudah mengatakan siap membantu Taliban apabila diminta. Namun, di satu sisi, Turki tidak diizinkan mengirimkan tentaranya untuk mengawal proses di bandara karena mereka bagian dari NATO.

“Taliban sudah mengajukan permintaan untuk bantuan teknis. Namun, mereka meminta semua tentara Turki untuk ditarik…Menjaga keamanan para pekerja teknis tanpa keberadaan angkatan bersenjata itu beresiko,” ujar pejabat terkait, Kamis, 26 Agustus 2021.

Pejabat tersebut melanjutkan bahwa pembahasan dengan Taliban soal permintaan yang mereka ajukan tengah berlangsung. Di saat bersama, kata ia, persiapan pemulangan tentara Turki yang berada di Afghanistan telah rampung.

Hingga berita ini ditulis, belum diketahui apakah Turki akan menyetujui permintaan Taliban atau tidak. Pejabat Turki lainnya mengatakan keputusan akan dibuat oleh administrasi Presiden Erdogan pada 31 Agustus nanti, tanggal di mana tentara asing harus mengakhiri proses evakuasi warga lokal maupun internasional.

Sejak Taliban mengambil alih Afghanistan pada 14 Agustus lalu, Turki memberikan pujian kepada kelompok tersebut. Menurutnya, Taliban melakukan proses transisi dengan baik. Oleh karenanya, mereka terbuka untuk membangun kerjasama begitu pemerintahan baru terbentuk.

Juru bicara Taliban, Zabihullah Mujahid, menyambut pernyataan itu dengan mengatakan pihaknya pun menantikan hubungan baik dengan Turki. Namun, ia tegas meminta Turki untuk tidak mengirimkan pasukan ke Afghanistan.

“Kami menginginkan hubungan yang baik dengan Turki, Pemerintah Turki, serta Muslim di sana. Namun, kami tak memerlukan tentara Turki di Afghanistan karena kami bisa menjaga bandara setelah evakuasi usai,” ujar Zabihullah Mujahid pada Selasa kemarin. []

PBB Mulai Evakuasi 100 Staf Usai Taliban Kuasai Afghanistan

Jenewa | Swiss | Okebozz.COm | JSCgroupmedia — Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mulai mengevakuasi setidaknya 100 staf keluar dari Afghanistan setelah Taliban menguasai Ibu Kota Kabul.
Juru bicara PBB, Stephane Dujarric, mengatakan 100 staf organisasinya itu akan dipindahkan ke Almaty, Kazakhstan.

“Ini adalah tindakan sementara yang dimaksudkan untuk memungkinkan PBB tetap memberikan bantuan kepada rakyat Afghanistan dengan gangguan seminal mungkin, sementara di saat bersamaan, mengurangi risiko keamanan yang dihadapi personel PBB,” papar Dujarric pada Rabu (18/8/2021) lalu.

Dujarric tidak merinci apakah staf yang dipindahkan dari Afghanistan itu merupakan staf asing atau staf lokal.

Jika 100 staf PBB yang dievakuasi dari Afghanistan merupakan staf internasional, maka itu mewakili sepertiga staf asing di Misi Bantuan PBB untuk Afghanistan (UNAMA).

Dikutip AFP, UNAMA mempekerjakan sekitar 300 orang asing dan 700 lebih warga Afghanistan di kantor pusat di Ibu Kota Kabul.

“PBB berkomitmen tetap tinggal dan memberikan dukungan kepada rakyat Afghanistan pada saat mereka membutuhkan,” ucap Dujarric.

“Kehadiran para staf dari jarak jauh akan memberikan dukungan yang erat kepada keluarga staf PBB yang terus bekerja di lapangan di Afghanistan,” paparnya menambahkan.

Taliban kembali berkuasa di Afghanistan setelah menduduki Kabul dan Istana Kepresidenan pada Minggu (15/8), dua dekade setelah mereka digulingkan oleh invasi Amerika Serikat pasca serangan teror 11 September 2001.

Kemenangan Taliban secara tiba-tiba ini mengejutkan banyak pihak karena terjadi setelah pasukan AS mulai menarik diri keluar dari Afghanistan pada Mei lalu.

Sejak Taliban menduduki Ibu Kota Kabul, kekacauan terus terjadi di Afghanistan. Lalu lintas Kabul sempat kacau di mana banyak masyarakat melarikan diri untuk mencari tempat aman.

Ribuan warga orang bahkan mengepung Bandara Kabul dan menerobos landasan pacu demi bisa kabur ke luar Afghanistan sesegera mungkin di tengah ketidakpastian usai Taliban menguasai negara itu.

Sejumlah negara seperti Amerika Serikat, Inggris, Kanada, Jerman, China, Jepang, hingga Uni Emirat Arab juga terus mengupayakan mengevakuasi warganya dari Afghanistan.

Sementara itu, sejauh ini pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri masih bungkam terkait rencana apakah mereka akan melakukan evakuasi staf Kedutaan Besar RI di Kabul dan 15 WNI yang ada di Afghanistan. [ JSCgroupmedia | Aceh Online | CNN | *** ]

banner265149 Iklan

Please rate this

 

One thought on “Usai Berbagai Negara Mengevakuasi Warganya, Taliban Minta Turki Bantu Operasional Bandara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

[sliders_pack id="4755"]