Untuk Jawa Timur, Pemutihan Sanksi PKB & BBNKB Diperpanjang Lagi 5/5 (1)

by -2 views
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melayat di rumah duka Almarhumah Ibunda Jokowi di Sumber, Banjarsari, Solo (dok.timlo.net/m ismail)
banner265149 Iklan

Surabaya|Jawa Timur|Okebozz.Com — Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali memperpanjang kebijakan pemutihan terhadap sanksi administratif PKB dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).

Kebijakan ini berlaku mulai 1 September hingga 28 November 2020. Pemutihan juga berlaku dalam bentuk pembebasan BBNKB kedua dan seterusnya.

“Di tengah upaya pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19 ini, pemerintah berharap masyarakat dapat terbantu sebagian bebannya dengan adanya pemutihan sanksi PKB maupun BBNKB,” ungkap Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Senin (31/8), sebagaimana dilansir dari laman infopublik.id.

Khofifah berharap, masyarakat dapat memanfaatkan stimulus yang telah diberikan untuk memenuhi kewajibannya membayar pajak.

Mengingat selama pandemi Covid-19, Pemprov Jatim telah mengeluarkan kebijakan pembebasan sanksi administratif PKB dan BBNKB sejak 3 April 2020.

Selanjutnya, mulai 12 Juni hingga 31 Agustus, stimulus pajak kembali dikeluarkan dengan memberikan diskon corona untuk kendaraan roda-2 sebesar 15 persen dan kendaraan roda-4 sebesar 5 persen.

“Wajib pajak adalah pahlawan pembangunan. Maka dalam situasi seperti saat ini, kita berharap stimulus pemutihan mampu menggairahkan kesadaran wajib pajak di Jatim,” tuturnya.

Melalui berbagai kebijakan tersebut, Gubernur Khofifah mengakui antusiasme masyarakat cukup tinggi dalam menunaikan kewajibannya.

“Kami berterimakasih atas kesadaran wajib pajak di Jatim yang begitu antusias. Termasuk jajaran Samsat yang telah berkordinasi dengan baik bersama Ditlantas Polda Jatim dan Jasaraharja,” ujar Khofifah.

Sementara itu Kepala Badan Pendapatan Jatim Boedi Prijo Soeprajitno menambahkan, selama periode pemberian diskon corona pada 12 Juni sampai 27 Agustus, tercatat sebanyak 3.227.446 wajib pajak telah memanfaatkan kebijakan Gubernur Khofifah.

Dari transaksi tersebut, pendapatan yang diterima dari PKB sebesar Rp 1,33 Triliun.

Selama pemberian diskon, Gubernur Khofifah telah menggulirkan diskon pajak sebesar Rp115,7 miliar untuk lebih dari tiga juta wajib pajak di Jatim.

“Ini terobosan yang pertama kali di Indonesia dan berhasil menarik antusiasme yang tinggi dari masyarakat di Jatim,” imbuhnya. |JSCgroupmedia|Info Publik|Timlo|Wahyu Wibowo|***|

banner265149 Iklan
Click to rate this post!
[Total: 0 Average: 0]

Please rate this

 
0Shares


One thought on “Untuk Jawa Timur, Pemutihan Sanksi PKB & BBNKB Diperpanjang Lagi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.