Picture alt

Paus Mendesak Bantuan Untuk Orang Miskin Dalam Pandemi Covid-19 5/5 (1)

by
Paus Fransiskus menghadiri Misa pada Malam Natal di Basilika Santo Petrus di tengah pandemi penyakit virus corona (COVID-19) di Vatikan 24 Desember 2020. Foto kolam renang via Reuters
banner265149 Iklan

This post has already been read 382 times!

Read Time:1 Minute, 41 Second

Vatikan|Roma|Italia|Okebozz.Com — Paus Fransiskus merayakan Misa Malam Natal sederhana yang dibuat muram oleh pandemi virus corona pada hari Kamis dan mengatakan orang-orang harus merasa berkewajiban untuk membantu yang membutuhkan karena Yesus sendiri terlahir sebagai orang buangan yang miskin.

Misa diadakan di bagian belakang Basilika Santo Petrus dengan kurang dari 100 peserta dan hanya sejumlah kecil kardinal dan uskup. Biasanya diadakan di bagian utama basilika dan dihadiri hingga 10.000 orang, termasuk korps diplomatik yang mewakili hampir 200 negara.

Semua orang kecuali paus dan paduan suara kecil mengenakan topeng selama Misa, yang dimulai 2 jam lebih awal dari biasanya sehingga bahkan sejumlah orang yang hadir dapat kembali ke rumah pada jam 10 malam.

“Anak Allah dilahirkan sebagai orang buangan, untuk memberi tahu kita bahwa setiap orang yang terbuang adalah anak Allah,” kata Paus Fransiskus dalam homilinya.

Francis mengatakan Natal harus membuat semua orang merenungkan “ketidakadilan kita terhadap begitu banyak saudara dan saudari kita” alih-alih mengejar “keinginan tak berujung kita untuk memiliki” dan kesenangan sesaat.

“Tuhan datang di antara kami dalam kemiskinan dan kebutuhan, untuk memberi tahu kami bahwa dalam melayani orang miskin, kami akan menunjukkan cinta kami kepadanya,” kata paus berusia 84 tahun itu, yang merayakan Natal kedelapan masa kepausannya.

Read the Next News ;   Green Tourism Dalam Pengembangan Pariwisata Bangka Belitung

Pada hari Jumat, paus akan membacakan pesan “Urbi et Orbi” (ke kota dan dunia) dari aula di dalam Vatikan alih-alih dari balkon pusat Lapangan Santo Petrus, sebuah peristiwa yang biasanya menarik puluhan ribu orang. .

Orang Italia berada di bawah penguncian nasional untuk sebagian besar liburan Natal dan Tahun Baru. Toko-toko non-esensial akan tutup antara 24-27 Desember, 31 Desember-3 Januari, dan 5-6 Januari. Pada hari-hari ini, orang diperbolehkan melakukan perjalanan hanya untuk pekerjaan, kesehatan atau alasan darurat.

Pembatasan tersebut berarti orang tidak akan dapat pergi ke Lapangan Santo Petrus atau basilika. Semua acara kepausan antara 24 Desember dan 6 Januari berlangsung di dalam ruangan dengan sedikit atau tanpa partisipasi publik dan disiarkan langsung di internet dan disiarkan di televisi. |JSCgroupmedia|ABS-CBN/Reuters|Philip Pullella|***|

Happy
Happy
100 %
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleppy
Sleppy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%
banner265149 Iklan
(Visited 14 times, 1 visits today)

Please rate this

 

Average Rating

5 Star
100%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

One thought on “Paus Mendesak Bantuan Untuk Orang Miskin Dalam Pandemi Covid-19

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *