Picture alt

Nasib KPID, Bergantung Dana Hibah, Solusinya APBN 1.67/5 (6)

by
KPID Bengkulu
banner265149 Iklan

This post has already been read 1569 times!

Read Time:2 Minute, 37 Second

Jakarta|Okebozz.Com — Anggaran KPID yang saat ini bergantung dari dana hibah pemerintah daerah (pemda) acap kali menjadi persoalan di sejumlah daerah.

Dana hibah yang kadang terlambat turun, menyebabkan operasional dan kegiatan KPID termasuk gaji Komisioner jadi ikutan mandek. Bahkan, ada KPID yang listrik kantornya dicabut PLN lantaran menunggak.

Berbagai opsi telah dicoba KPI agar problematika klasik ini dapat teratasi. Namun lagi-lagi, karena ini hibah yang bergantung kemurahan hati pemerintah daerah, masalah ini belum sepenuhnya terselesaikan.

Solusi yang mungkin menyelesaikan sengkarut ini yakni dengan mencantolkan pembiayaan KPID di Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). Dan, ini sangat bergantung hasil revisi dari Undang-undang Penyiaran yang mulai dibahas Komisi I DPR RI.

Komisioner KPI Pusat, Nuning Rodiyah, menilai jalan terbaik yang dapat menyudahi persoalan angaran KPID melalui penganggaran terpusat alias APBN. Namun semua itu bisa terwujud jika perubahan UU Penyiaran mengakomodasi harapan tersebut.

Read the Next News ;   Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 125/Simbisa Dikunjungi Tim Wasev Sopsad

“Kami akan menyampaikan masalah ini ke Komisi I DPR dalam usulan RUU Penyiaran. Karena kami juga menginginkan seperti itu. Dengan pembiayaan melalui APBN maka KPID akan mendapatkan kepastian dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya.

Namun, Undang-undang sekarang belum bisa sehingga harus menunggu revisi Undang-undang Penyiaran.

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
33 %
Sleppy
Sleppy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
67 %
banner265149 Iklan
(Visited 7 times, 1 visits today)

Please rate this

 

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

One thought on “Nasib KPID, Bergantung Dana Hibah, Solusinya APBN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *