Ketika Kita Memasuki Masa Tenang 5/5 (1)

by -2 views
banner265149 Iklan

Disarikan Oleh Alizar Tanjung | Mantan Wartawan Babelpos-JawaposGroup

Manggar|Belitung Timur|Bangka Belitung|Okebozz.Com — Di antara kelarnya masa kampanye menuju hari pemungutan dan penghitungan suara ada “masa tenang”, yaitu masa yang tidak dapat digunakan untuk berkampanye.

UU Pemilu dan Peraturan KPU No. 23 Tahun 2018 juncto No. 28 Tahun 2018 mengatur bahwa selama tiga hari masa tenang, media massa cetak, media daring, lembaga penyiaran, dan akun media sosial (medsos) resmi peserta pemilu untuk setiap aplikasi yang terdaftar di KPU dilarang menyiarkan berita, iklan, rekam jejak peserta pemilu, atau bentuk lainnya yang mengarah pada kepentingan kampanye yang menguntungkan atau merugikan peserta pemilu.

Selain sebagai penanda berakhirnya masa kampanye resmi, masa tenang juga berarti ; pertama, masa krusial bagi penyelenggara pemilu untuk merampungkan segala hal yang dibutuhkan demi suksesnya pemilu dengan terjaganya kepercayaan publik dan kondusivitas negeri.

Kedua, memberi kesempatan bagi swing voters dan undecided voters untuk menimang dan memastikan ke mana pilihan akan dijatuhkan, atau masa berharap-harap cemas bagi calon pemilih yang sudah menetapkan pilihannya, akankah kandidatnya yang akan menang.

Bagi calon pemilih yang pragmatis adalah masa penantian munculnya politik imbalan atau “serangan fajar”, sekalipun hal itu sebenarnya dilarang.

Ketiga, bagi peserta pemilu dan tim kampanye serta relawan, adalah masa hiruk-pikuk merapatkan konsolidasi. Upaya terakhir untuk bertindak “sekarang (menang) atau tidak sama sekali”. Masa tenang tak ubahnya masa yang penuh ketegangan.

Tidak ada sanksi bagi yang melanggar larangan berkampanye pada masa tenang kecuali bagi yang disebut dalam peraturan termasuk penyebar hasil survei atau jajak pendapat dan pelaku “serangan fajar”, sehingga tidak bisa dipastikan pula akan ada gencatan agitasi politik di palagan medsos.

banner265149 Iklan
Click to rate this post!
[Total: 0 Average: 0]

Please rate this

 
0Shares


One thought on “Ketika Kita Memasuki Masa Tenang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.