Jika Rapid Test Jadi Bisnis, Pengamat ; “Kejahatan Yang Sulit Dimaafkan” 2/5 (4)

by
Petugas medis mengambil sampel darah pada saat melakukan rapid test Covid-19 kepada pedagang di Pasar Palmeriam, Jakarta Timur, Kamis (4/6/2020). Rapid test ini digelar bertujuan untuk mencegah penyebaran virus covid-19 lebih luas lagi, menyusul rencana penerapan new normal oleh pemerintah. Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com

Please rate this

 
0Shares


Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

One thought on “Jika Rapid Test Jadi Bisnis, Pengamat ; “Kejahatan Yang Sulit Dimaafkan”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.