Ingkar Janji, Mozambik Tuntut Ganti Rugi Rp39,5 Triliun Kepada Pertamina 5/5 (2)

by
banner265149 Iklan

This post has already been read 380 times!

Read Time:2 Minute, 5 Second

JSCgroupmedia|Okebozz.Com — Perusahaan pelat merah, Pertamina kembali diterpa kabar miring. BUMN energi ini dikabarkan mangkir dari komitmen perjanjian jual beli (SPA) dengan Anadarko Petroleum Corporation untuk pembelian gas alam cair (LNG) dari Mozambik LNG1 Company Pte Ltd, entitas penjual bersama yang dimiliki Mozambique Area 1, anak usaha Anadarko.

Asal tahu saja, SPA ini telah ditandatangani oleh Pertamina dan Anadarko Petroleum Corporation, perusahaan asal AS, pada Februari tahun lalu. Pertamina seharusnya akan melakukan impor 1 juta ton (MTPA) gas per tahun dalam jangka waktu 20 tahun.

Ibarat siapa menanam dia yang menuai, Pertamina pun dituntut. Mozambik LNG1 Company Pte Ltd disebut-sebut telah melayangkan surat-surat tuntutannya ke perusahaan yang sekarang dipimpin Nicke Widyawati itu.

Seorang sumber Warta Ekonomi yang akrab dengan masalah ini membeberkan bahwa Pertamina hingga kini disebut “bandel”, tak mengindahkan surat tuntutan tersebut.

“Betul Pertamina mau dituntut oleh Mozambik dan surat-surat dari Mozambik diabaikan oleh Pertamina.

Read the Next News ;   Yuri & Gibran Masuk Dalam Jajaran Pemimpin Milenial

Bisa kena (ganti rugi) US$2,8 miliar (sekitar Rp39,5 triliun dengan kurs dolar 14.100),” ungkapnya melalui pesan singkat kepada Warta Ekonomi, belum lama ini.

Tak jua direspons oleh Pertamina, Mozambik tak tinggal diam. Akhirnya melalui Menteri Energi Mozambik, perusahaan itu mengirimkan suratnya ke Menteri ESDM Arifin Tasrif.

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
100 %
banner265149 Iklan
(Visited 181 times, 1 visits today)

Please rate this

 

Average Rating

5 Star
100%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

One thought on “Ingkar Janji, Mozambik Tuntut Ganti Rugi Rp39,5 Triliun Kepada Pertamina

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *