Dirgahayu Indonesia, Mulai Hari Ini Harga PCR Rp495 Ribu 5/5 (2)

by
banner265149 Iklan

Jakarta | Okebozz.Com | JSCgroupmedia — Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah menetapkan batas tarif tertinggi pemeriksaan real time polymerase chain reaction (RT PCR) Rp495 ribu di Jawa-Bali. Kebijakan tersebut mulai berlaku pada Selasa, 17 Agustus 2021. 

“Serta sebesar Rp525 ribu untuk daerah di luar Jawa Bali,” ujar Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kemenkes, Abdul Kadir dalam konferensi pers secara virtual, Senin, 16 Agustus 2021.

Selain itu, hasil pemeriksaan RT PCR terkait covid-19 dapat diperoleh maksimal 1×24 jam dari pengambilan sampel. Ia meminta seluruh fasilitas layanan kesehatan dapat mematuhi aturan yang ada.

“Kami mohon agar semua fasilitas kesehatan seperti rumah sakit, laboratorium, dan fasilitas layanan kesehatan lainnya yang telah ditetapkan oleh menteri dapat mematuhi batasan tertinggi RT PCR,” kata dia.

Presiden Joko Widodo menginstruksikan kepada Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menurunkan tarif PCR. Tarif tes PCR harus ada di kisaran Rp500 ribu.

“Saya sudah berbicara dengan menteri kesehatan mengenai hal ini, saya minta agar biaya tes PCR ini berada di kisaran antara Rp450 ribu sampai Rp550 ribu,” ujar Jokowi di kanal YouTube Sekretariat Presiden Jakarta, Minggu, 15 Agustus 2021.

Kemudian, Jokowi juga meminta agar hasil tes PCR bisa keluar maksimal 1×24 jam.

“Selain itu saya minta juga agar tes PCR bisa diketahui hasilnya dalam waktu maksimal 1×24 jam, kita butuh kecepatan,” lanjutnya. [ JSCgroupmedia | Medcom | ADN | Kautsar Widya Prabowo | *** ]

Jokowi Perintahkan Harga Tes PCR Turun, Dokter Tirta Sorot Ini

Jakarta | Okebozz.Com | JSCgroupmedia — Presiden Joko Widodo meminta harga tes PCR diturunkan. Kepala Negara meminta biaya tes PCR tidak lebih dari Rp600 ribu.

Perintah Jokowi agar harga tes covid-1  itu menjadi lebih terjangkau mendapat respons dari dokter Tirta Hudhi.

Tirta sendiri memang kerap mengingatkan pemerintah tentang sulitnya warga luar Jawa melakukan tes PCR karena mahal.

“Semoga keadaan di lapangan sesuai instruksi bapak presiden @jokowi. Karena masih ada yg jual Rp900.000 dan bahkan di luar jawa mencapai Rp1.5 juta rupiah,” tulis Tirta di akun Instagramnya @dr.tira seperti dikutip Medcom.id, Senin, 16 Agustus 2021.

Tirta pun mengungkapkan fakta bahwa di luar Jawa selain harga tes PCR mahal, hasil tes juga lebih lama keluarnya. Ia pun berharap layanan kesehatan di luar Jawa juga ditingkatkan.

“Selain itu warga luar jawa yang kesulitan mengakses PCR, harga pcr mahal, dan bisa berhari hari,” sambungnya.

Jokowi meminta harga tes PCR diturunkan. Kepala Negara menginstruksikan hal ini kepada Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi.

Jokowi meminta harga tes PCR tidak lebih dari Rp600 ribu. Dia menginginkan harga pasaran tes PCR berkisar Rp450 ribu-Rp550 ribu.


Bukan tanpa asalan Jokowi meminta harga tes covid-19 yang hasilnya dinilai lebih akurat tersebut.

Dia berharap jika harga tes PCR turun, testing yang dilakukan warga secara mandiri semakin banyak.


“Salah satu cara untuk memperbanyak testing adalah dengan menurunkan harga tes PCR, dan saya sudah berbicara dengan Menteri Kesehatan mengenai hal ini,” kata Jokowi di tayangan video Sekretaris Presiden, Minggu 15 Agustus 2021.

Tak hanya menyoroti harga, Jokowi juga ingin hasil tes PCR bisa diserahkan paling lambat 1×24 jam. Pasalnya penanganan pandemi covid-19 menurutnya butuh kecepatan. [ JSCgroupmedia | Medcom | SUR | M Syahrul Ramadhan | *** ]

banner265149 Iklan

Please rate this

 

One thought on “Dirgahayu Indonesia, Mulai Hari Ini Harga PCR Rp495 Ribu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

[sliders_pack id="4755"]