Picture alt

Benarkah!? Omnibus Law Untungkan Emiten Konstruksi 5/5 (3)

by
RUU Cipta Kerja. Pekerja beraktivitas di atap sebuah perkantoran di Jakarta, Senin (5/10/2020). RUU Cipta Kerja dirancang untuk menjadi solusi bagi persoalan fundamental yang menghambat transformasi ekonomi nasional, seperti obesitas regulasi, rendahnya daya saing, dan terus meningkatnya angkatan kerja yang membutuhkan lapangan kerja baru. BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal
banner265149 Iklan

This post has already been read 501 times!

Read Time:3 Minute, 55 Second

Jakarta|Okebozz.Com — Emiten sektor konstruksi mendapat sentimen positif setelah Omnibus Law RUU Cipta Kerja disahkan oleh DPR menjadi UU.

Regulasi baru tersebut memungkinkan emiten konstruksi, khususnya BUMN, memiliki kepastian dalam segi pendanaan dan pengerjaan proyek pemerintah.

Analis Trimegah Sekuritas Sebastian Tobing dan Farah Rahmi Oktaviani mengungkapkan, selama ini emiten BUMN konstruksi menghadapi masalah utama dalam neraca keuangan akibat berinvestasi terlalu besar pada proyek infrastruktur selama periode 2016-2019.

Misalnya, PT Waskita Karya Tbk (WSKT) harus mencari pinjaman yang besar untuk menuntaskan sejumlah proyek, sehingga berimbas terhadap tingginya beban bunga.

Selain besarnya pinjaman dana pihak ketiga guna membiayai proyek tersebut, hampir seluruh emiten BUMN konstruksi sedang menghadapi penurunan perolehan kontrak baru sepanjang tahun ini akibat pandemi Covid-19.

Namun, dengan pemberlakuan Omnibus Law UU Cipta Kerja, pemerintah bisa membentuk lembaga pengelola investasi (Sovereign Wealth Fund/SWF) yang dapat menjadi solusi atas besarnya kebutuhan dana emiten BUMN konstruksi dalam mendanai sejumlah proyek pemerintah.

Read the Next News ;   Benarkah?! Trump Klaim Dirinya Kebal Terhadap Covid-19

“Karena itu, kami memperkirakan bahwa emiten BUMN konstruksi yang mengalami penurunan peringkat utang dalam dua tahun terakhir memiliki harapan untukmeraih kembali peringkatnyalebih baik, terutama Waskita Karya yang diperkirakan menjadi perusahaan palingdiuntungkan dengan pembentukan lembaga tersebut,” tulis Sebastian dan Farah dalamrisetnya, baru-baru ini.

Sedangkan emiten BUMN konstruksi lainnya, PT PP Tbk (PTPP) dan PT Wijaya Karya Tbk (WIKA), juga akan diuntungkan dalam investasi ke depan guna memperbesar proyek infrastruktur. Kedua perusahaan juga bakal terbantu oleh peringkat utang yang lebih baik atas pembentukan SWF.

Happy
Happy
33 %
Sad
Sad
%
Excited
Excited
33 %
Sleppy
Sleppy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
33 %
banner265149 Iklan
(Visited 19 times, 1 visits today)

Please rate this

 

Average Rating

5 Star
100%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

One thought on “Benarkah!? Omnibus Law Untungkan Emiten Konstruksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *